• Beranda
  • teknologi
  • Tagihan Tarif Dasar Listrik Dianggap Tak Wajar, Ribuan Warga Merbabu Menjerit

Tagihan Tarif Dasar Listrik Dianggap Tak Wajar, Ribuan Warga Merbabu Menjerit

Share   Selasa,18 Oktober 2011|12:02:00 WIB Dibaca: 432 kali
Tagihan Tarif Dasar Listrik Dianggap Tak Wajar, Ribuan Warga Merbabu Menjerit
Ket Foto : ilustrasi

Berita Lainnya

MERBAU,utusanriau.com-Terhitung sejak tiga bulan yang lalu, tepatnya pada saat pemindahan tempat pembayaran rekening listrik di kantor Pos Kecamatwan Merbau, tarif listrik dirasakan pelanggan listrik dari masyarakat merbau melonjak naik secara dragtis. Akibatnya ribuan pelanggan listrik di lingkungan kelurahan teluk Belitung dan desa bagan melibur kecamatan merbau sontak kecewa atas kebijak sepihak PLN Cabang setempat.

Gundah gelisah dan rasa kecewa itu tergambar oleh seluruh lapisan masyrakat yang notabennya adalah pelanggan jaringan listrik khususnya adalah dari kelurahan teluk Belitung dan desa bagan melibur. Tariff listrik yang dianggap tidak biasanya dari tagihan sebelumnya memicu kekecewaan tersebut.

Mengingat naik nya tariff listrik yang dianggap melonjak secara dragtis tersebut membuat ketua Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Merbau Ali Indra angkat bicara, dikatakan Ali, tariff listrik melonjak naik sejak saat pemindahan tempat pembayaran tagihan listrik yang biasanya dilakukan di kantor PLN Merbau saat ini dilakukan di kantor Pos Merbau.

“Terhitung sejak saat pemindahan pembayaran di Kantor Pos tersebut lah mulainya dragtis tarif listik naik tinggi di dua daerah yakni kelurahan teluk Belitung dan desa bagan melibur. Seharusnya hal ini tidak terjadi dan hal ini sangat disayangkan sekali terutama pada  manajemen PLN Merbau. Jika ada sesuatu perubahan harusnya di sosialisasikan terlebih dahulu, kalau tindakan itu tidak ada berarti mekanisme kerja PLN Merbau perlu dipertanyakan dan dievaluasi oleh PLN Provinsi Riau” ungkap kesal

Lebih dalam dirnya meminta kepada pihak terkait khusus PLN Merbau agar berkaca diri dengan mengubah semua ketentuan yang tidak berpihak kepada masyrakat, biar bagaimana subsidi pemakaian listrik musti ditegakan secara aturan yang belaku.

“saya pernah mengkomfirmasi dengan kepala PLN cabang merbau pak ismet, saat ditanyakan dirinya mengatakan dia sama sekali mengaku tidak tahu terkait pemindahan pembayaran tagihan rekening listri ke kantor pos, keputusan diambil oleh cabang PLN Dumai” ujar Ali seraya meniru ungkapan kepala anak cabang PLN Merbau Ismed.

Sementara itu kepala anak cabang PLN Merbau Ismed, saat ingin di konfirmasi media ini melalui selulernya tidak dapat terhubungi untuk diminta klarifikasi terkait naiknya tariff listrik di dua kelurahan yang ada di kecamatan merbau. **

(anto/fotoilustrasi)

Selasa,18 Oktober 2011|12:02:00 WIB Dibaca: 432 kali | Share
APA KOMENTAR ANDA...???
Komentar Masih Kosong!!!
Nama Lengkap:
Email:
Komentar Anda:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.