Sementara, Jateng Pimpin Klasemen Peparnas XIV

Selasa,09 Oktober 2012 | 03:03:00 WIB Dibaca: 445 kali
Sementara, Jateng Pimpin Klasemen Peparnas XIV
Ket Foto : Foto Antarariau.com

Pekanbaru, utusanriau.com - Kontingen Jawa Tengah melaju kencang pada hari pertama pertandingan cabang atletik Peparnas XIV/2012 di Pekanbaru, Riau, Senin (8/10). Jateng total mengumpulkan 14 medali emas, dua perak dan empat perunggu dari cabang atletik.

Kesuksesan cabang atletik mendominasi perolehan total medali emas kontingen Jateng, yakni sebanyak 19 emas. Hal itu membuat Jateng berada di puncak perolehan medali Peparnas XIV.

Koordinator Bidang Pertandingan Kontingen Jateng, Wahyono, mengatakan keberhasilan itu tak lepas dari suksesnya pembinaan paralimpian muda. Menurut dia, pihaknya cukup banyak membawa paralimpian yang baru pertama kali menjajal ajang Peparnas.

"Alhamdulillah, mereka berhasil menyumbang emas," katanya.

Contoh sukses pembinaan paralimpian muda bisa dilihat dari medali emas balap kursi roda yang dicapai Hanik Puji Astuti. Padahal, gadis berusia 15 tahun itu hanya ditargetkan meraih perak untuk nomor 1.500 meter.

Apalagi, Hanik juga hanya selama dua pekan mempersiapkan diri sebelum pertandingan di Pekanbaru.

Kemudian, sukses tersebut kembali diulang oleh Nasrudin, paralimpian muda pada nomor lari 5.000 meter tuna grahita. Secara mengejutkan, Nasrudin mengalahkan langganan juara Jajang Suryatna dari Jabar dan paralimpian Riau, Hendra.

Meski begitu, kemenangan Nasrudin sudah diperkirakan sebelumnya karena pemuda itu dinilai memiliki bakat terpendam di nomor lari jarak jauh. "Nasrudin belum ada pengalaman sama sekali di Peparnas, dan ia beruntung masuk dalam tim karena banyak paralimpian Jateng pindah membela daerah lain," katanya. (antarariau.com) 

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.