Besok, UMK Inhil 2013 Diputuskan

Selasa,13 November 2012 | 12:37:00 WIB Dibaca: 873 kali
Besok, UMK Inhil 2013 Diputuskan
Ket Foto :

Tembilahan, utusanriau.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indragiri Hilir (Inhil) setelah keluarnya perihal UMP 2013. Bersama dengan Dewan Pengupahan Kabupaten Inhil, instansi di atas sudah memprogramkan pertemuan untuk membicarakan kenaikan Upah Minimum Kabupaten Inhil tahun 2013, Rabu (14/11).

Saat ini, Disnakertrans Inhil sudah menyimpulkan perihal Kebutuhan Hidup Layak (KHL), Itulah nantinya yang menjadi pertimbangan dalam penetapan UMK 2013. Sekarang sudah jelas UMP naiknya berapa persen, Disnakertrans Inhil menyebut UMK daerah ini selalu diusahakan akan berada di atas propinsi, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sampai sekarang, kalangan pekerja di Inhil menurut Kadisnakertrans, H Hafitsyah SH MH terus melalui Kabid Ketenagakerjaan dan UMK, Hotman menjelaskan proses penetapan UMK baru dapat dilakukan setelah adanya UMP. Sehingga, demikian kepada semua pekerja diminta untuk tidak cemas, karena UMP sudah ditetapkan, Dewan Pengupahan Inhil akan langsung menggelar pertemuan.

“Kita sudah kontak semua anggota Dewan Pengupahan Inhil. Semua tinggal action. Kita sudah tahu berapa UMP, dan sudah direncakan Rabu (14/11) inhil akan putuskan UMK agar semua pertanyaan dari saudara kita yang berasal dari kalangan pekerja terjawab” tegas Hotman, Selasa (13/11).

Atas dasar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditambah dengan UMP, Disnakertrans menetapkan UMK 2013. Walau kalangan pekerja mendesak agar UMK 2013 besar, namun Disnakertrans menegaskan tidak dapat serta merta memenuhinya. Pasalnya, harus diputuskan bersama dengan dewan pengupahan yang didalamnya juga terdapat perwakilan dari pengusaha.

“UMK yang ditetapkan harus menjadi satu kesepakatan bersama dan dianggap merupakan win-win solution. Artinya baik pekerja maupun pengusaha sama-sama diuntungkan. Itu yang harus diraih, agar hubungan kerja berjalan seimbang, ” tegas Hotman.

Apabila kelak, UMK sudah disahkan. Penerapannya sesuai dengan aturan harus mulai dilaksanakan sejak Januari. Kepada semua perusahaan diminta untuk mematuhi hal tersebut. Sanksi bagi mereka yang melanggar ketentuan itu menurut Hotman sudah jelas. Oleh sebab itu, kepada kalangan pengusaha, ia menyarankan supaya tidak main-main dalam menerapkan UMK nantinya.

Seperti diketahui bahwa Dewan Pengupahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tahun 2012 menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2012 sebesar Rp 1.250.000 perbulannya.

“Sebagaimana aturannya, UMK sudah harus ditetapkan sebelum berakhirnya tahun. Oleh sebab itu kita di Inhil pun menggesa pertemuan untuk melahirkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam UMK, ” ujarnya. (ad)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.