KPU Riau Verifikasi Berkas BCAD dan Balon DPD RI

Rabu,24 April 2013 | 11:23:00 WIB Dibaca: 404 kali
KPU Riau Verifikasi Berkas BCAD dan Balon DPD RI
Ket Foto : Anggota KPU Riau, H Hasmuni Asmiy SH

Pekanbaru,utusanriau.com-Tahapan pendaftaran untuk Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) dan Bakal Calon Dewan Perwakilan Daerah RI  (BCDPD) telah usai semenjak 22 April 2013 lalu.

Untuk tindak lanjutnya maka berkas berkas tersebut akan diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau.

Seperti diketahui untuk Bakal calon legislatif telah ada 12 patai politik yang mendaftarkan balegnya. Sedangkan untuk Balon DPD telah ada 28 orang.

"Jadi setelah tahapan pendaftaran usai, KPU Riau akan melakukan verifikasi administrasi dan vrifikasi faktual dimana untuk tahapan ini dengan masa kerja selama empat belas hari," papar kata Anggota KPU Riau, H Hasmuni Asmiy SH, Rabu (24/04).

Setelah dilakukan verifikasi nantinya dilanjutkan dengan tahapan perbaikan. Dimana biasanya banyak terdapat kekurangan-kekurangan.

"Setelah diverifikasi tentu akan ada yang belum memenuhi syarat secara lengkap atau kurang segala macamnya ada kesempatan untuk meperbaiki kepada para peserta bakal calon untuk memperbaiki kekurangan kekuranganya," lanjutnya.

Begitu pula halnya untuk DPD RI. Seperti diketahui hingga ditutupnya pendaftaran, ada 28 orang yang mendaftar untuk maju kursi DPD. Jumlah tersebut lebih kecil bila dibandingkan jumlah pada pendaftar  lima tahun sebelumnya. Dimana jumlah pendaftar untuk menjadi DPD mencapai 42 orang.

"Termasuk juga DPD berkasnya akan kita ferivikasi juga. Namun, kalu kita lihat untuk saat ini peminat atau yang mendaftar untuk menuji DPD lebih kecil. Kalu lima tahun lalu ada sekitar 42 orang yang mendaftar," sebutnya.

Seperti diketahui dari persayaratan untuk DPD diantaranya harus menyerahkan minimal 3000 dukungan ke KPU Riau. Namun, menurut Hasmuni sejauh ini para pendaftar sudah menyerahkan syarat tersebut.

"Dari pendaftaran mereka (Balon DPD....red) telah mengakui bahwa persyaratan sudah lengkap. Namun, nantikan hasil tersebut akan terlihat setelah dilakukan Frivikasi," tambhnya.

Ke 28 nama yang mendaftar adalah Abdul Gafar Usman, Instiawati Ayus, Azwar Noer MM, Afri SP, H Maimanah Umah, Ribhan Dwi Jayana, Zulkarnain Nurdin, H Ilyas Labay, KH Mohc Alwi Arifin, Santoso, Agustian Rasmanto, Muhammad Muzamil dan Khairudin, Narlis, Santoso, Iwa Sirwani Bibra, H Taufik Ikram Jamil, H Said Zohrin, Arsadianto Rachman, Wan Abubakar, Desmianto, Zulhusni Domo, Sudarmo Hasan, H Susilo, Rosti Uli Purba, Nawasir Kadir, Amril Piliang dan Suhadi. Dimana nantinya akan memperebutkan empat kursi di DPD RI.

Hasmuni juga mengakui belum tau percis apa penyebab menurunya angka pendaftar untuk DPD RI. " Sejauh ini kita juga belum ada analisa kita kenapa anggkanya bisa menurun bila dibandingkan dengan sebelumnya," tutupnya. (ur1)

Baca Berita Terkait

Rabu,06 Juli 2011 | 01:05:00 WIB

Garda Riau Desak Ketua KPU Pekanbaru Diganti

Garda Riau Desak Ketua KPU Pekanbaru Diganti Pekanbaru,utusanriau.com- Garda Riau sambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau di Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (06/07), dalam orasinya garda riau mendesak Ketua KPU Pekanbaru Yusri Munaf untuk di copot dari jabatannya. Kedatangan ....
Rabu,13 Juli 2011 | 10:30:00 WIB

BAMPER Tuntut KPU Pekanbaru Data Ulang DPT

BAMPER Tuntut KPU Pekanbaru Data Ulang DPT Pekanbaru,utusanriau.com- Puluhan masa yang tergabung dalam barisan mahasiswa pemuda perubahan ( BAMPER) lakukan orasinya di halaman komisi pemilihan umum (KPU) Pekanbaru, Rabu (13/07). Masa yang berjalan kaki menuju KPU Pekanbaru membentangkan spanduk dengan meneriakkan yel-yel kepada KPU Pekanbaru."Dalam orasinya BAMPERA menuntut KPU agar melakukan verifikasi ulang terhadap daftar....
Sabtu,16 Juli 2011 | 03:05:00 WIB

Yusri Munaf Dipecat dari Ketua KPU Pekanbaru

Yusri Munaf Dipecat dari Ketua KPU Pekanbaru Pekanbaru,utusanriau.com- Yusri Munaf dipecat dari Ketua KPU Kota Pekanbaru. Keputusan memecat Yusri Munaf diambil melalui rapat Badan. Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (BK KPU) Provinsi Riau. Namun, putusan itu masih sementara hingga Senin (18/7/2011) siang.sumber yang dikutip riauonline.com, Keputusan tersebut menurut anggota KPU Kota Fachri Yasin baru merupakan rekomendasi BK KPU....
Senin,18 Juli 2011 | 02:20:00 WIB

Ketua KPU Pekanbaru Diberhentikan

Ketua KPU Pekanbaru  Diberhentikan Pekanbaru,utusanriau.com- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru Yusri Munaf secara resmi diberhentikan, pemberhentian tersebut berdasarkan surat keputusan KPU Riau Nomor: 34/ KPU-Provinsi-004/VII/ 2011 tertanggal 15 Juli 2011.Selain memberhentikan Ketua KPU Pekanbaru,surat keputusan tersebut juga memuat teguran terhadap empat orang anggota KPU Pekanbaru lainnya."Su....
Senin,18 Juli 2011 | 07:11:00 WIB

Ketua KPU Pekanbaru Dosen UR, Pengganti Yusri Munaf

Ketua KPU Pekanbaru Dosen UR, Pengganti Yusri Munaf Pekanbaru,utusanriau.com- Setelah keluannya surat keputusan KPU Riau Nomor: 34/ KPU-Provinsi-004/VII/ 2011 tertanggal 15 Juli 2011 tentang pemberhentian Ketua KPU Pekanbaru Yusri Munaf sebagai pengganti ketua KPU Pekanbaru seorang Akademisi Dosen Universitas Riau. Seperti diutarakan anggota KPU Pekanbaru, H AL Sayuti saat ditemui, bahwa itu sudah tidak ada masalah. Sebab katanya, Do....
Senin,01 Agustus 2011 | 09:07:00 WIB

KPU Dinilai Telah Melanggar Kode Etik

KPU Dinilai Telah Melanggar Kode Etik Pekanbaru,utusanriau.com-Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri manilai adanya perekrutan ulang PPK dan PPS dan KPPS, jelas-jelas sangat betentangan dengan undang-undang nomor 22 tahun 2007 tentang dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. langkah yang diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentunya melanggar kode etik.Pasalnya pelanggaran terdapat pada undang-undang pasal 45 ayat 4 ....
Selasa,02 Agustus 2011 | 09:56:00 WIB

KPU Kampar Buka Pendaftaran Balon, Jefri dan Burhan Ambil Folmulir

KPU Kampar Buka Pendaftaran Balon, Jefri dan Burhan Ambil Folmulir BANGKINANG,utusanriau.com-Sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, mulai Selasa (02/08 pagi pendaftaran bakal calon yang akan maju pada Pemilukada Kabupaten Kampar . Ketua KPU Syafril Abdullah dan pegawai sekretariat menunggu kedatangan Balon. Tidak hanya itu saja, ada juga anggota Panwaslukada Kabupaten Kampar Aprijal. ....
Selasa,02 Agustus 2011 | 10:22:00 WIB

Jelang Pembukaan Balon Bupati, Polres Kampar Siagakan 15 Personil di KPU

Jelang Pembukaan Balon Bupati, Polres Kampar Siagakan 15 Personil di KPU Bangkinang,utusanriau.com- Kepolisian Resort (polres) siagakan 15 personil yang disiagakan dikantor komisi pemilihan umum (KPU) kampar fasca dibukanya pendaftaran bakal calon Bupati-Wakil Bupati kampar,Selasa (2/08/2011)."Hal tersebut disampaikan sekretaris KPU Kampar bahwa kita meminta di lakukan penempatakn sejumlah personil kepolisian dalam rangka antisifasi hal-hal yang ti....
Senin,08 Agustus 2011 | 05:46:00 WIB

KODRAD Minta KPU Perbaiki DPT PSU

KODRAD Minta KPU Perbaiki DPT PSU Pekanbaru,utusanriau.com-Mahasiswa menamakan Koalisi Rakyat untuk Demokrasi (KODRAD) pada Senin (8/8) melakukan aksi demo Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru. Meminta KPU untuk memperbaiki daftar pemilih tetap (DPT)."Kami mendukung dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 14 September 2011. Tapi kami minta KPU untuk melakukan perbaikan DPT terlebih dahulu. Karena masi....
Rabu,17 Agustus 2011 | 04:28:00 WIB

Pengunduran Diri Ketua KPU Pekanbaru, Khianati Kepercayaan Masyarakat

Pengunduran Diri Ketua KPU Pekanbaru, Khianati Kepercayaan Masyarakat Pekanbaru,utusanriau.com-Ternyata terjadi perubahan pemegang Ketua KPU Pekanbaru, dimana Makmur Hendrik mundur secara diam-diam dari jabatanya, dengan alasan karena kesehatan. Ini disampaikan dalam rapat pleno, Senin (15/8) di KPU Pekanbaru.Makmur menyampaikan pengunduran dirinya sebagai ketua dengan membuat surat pernyataan tertulis yang disampaikannya pada seluruh anggota. Pengund....

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.