Pornas Korpri Berlangsung 10-21 September 2013

Selasa,30 April 2013 | 04:51:00 WIB Dibaca: 437 kali
 Pornas Korpri  Berlangsung 10-21 September 2013
Ket Foto : Sukamdi

Pekanbaru,utusanriau.com-Atlet Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Riau diharapkan untuk dapat menjaga kebugaran menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional Korpri XIII 2013.

Tepatnya akan digelar 10-21 September 2013 mendatang di Manado Sulawesi Utara, kata Kepala Bidang Olahraga, Seni,Kerohanian,usaha dan sosial Korpri Riau,Ir Sukamdi beberapa waktu lalu.

"Diharapkan kepada atlet yang sudah terpilih untuk maju pada POR Korpri untuk menjaga kesehatan,kebugaran berlatih secara continue dan rutin agar kita selalu  siap. Hal ini tentu agar kesiapan,mutunya tetap terjaga,"jelasnya.

Bukan hanya itu saja, diharapkan Korpri Riau bisa meraih hasil yang lebih baik September nanti. Seperti diketahui pada PORNAS Korpri di Palembang, Sumatra Selatan Korpri masih jauh dari sepuluh besar.

"Kalu untuk PORNAS Korpri di Palembang kita rata-rata masuk 10 besar. Namun, secara keseluruhan masih diatas 10 besar karena kita bersaing dengan atlet-atlet Jawa yang saya rasa ini cukup berat dan waktu itu 9 cabor yang kita ikuti,"lanjutnya.

Namun, demikian Korpri Riau tidak mematok target yang muluk-muluk. Setidaknya bisa lebih baik lagi dari Korpri di Palembang dengan perjuangan yang lebih maksimal.

"Kalu target setidaknya ya tentu keinginan kita dapat terbaik tentu dengan  maksimal pada pertandingan nanti.Setidaknya untuk cabang catur kita bisa andalkan,"sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Korpri akan mengikuti lima cabang olahraga Yakni, futsal, catur, bulutangkis, tenis langan dan tenis meja. **(ur1)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.