Wabup Bengkalis Kukuhkan Warga Peduli AID/HIV

Kamis,27 Juni 2013 | 07:21:00 WIB Dibaca: 447 kali
Wabup Bengkalis Kukuhkan Warga Peduli AID/HIV
Ket Foto :

Duri, utusanriau.com - Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bengkalis terus berupaya melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meminimalisir penyebaran penyakit kelamin

mematikan HIV-AIDS Seperti pada Rabu (26/6) selain memberikan sosialisasi tentang HIV –AIDS juga mengukuhkan  pengurus warga peduli AIDS di 3 Desa di Kecamatan Mandau diantaranya desa Sebangar,Desa Petani dan desa Balaimakam.

Menurut Ketua KPAI  Kabupaten Bengkalis Drs.Suayatno yang juga Wakil Bupati Bengkalis usai melantik mengatakan bahwa penanggulangan HIV-AIDS bukanlah semata tanggung jawab pemerintah namun juga tanggung jawab bersama masyarakat.Sehingga dengan terbentuknya wadah tersebut maka angka penyebaran penyakit kelamin teresebut dapat ditekan  

Dan yang paling penating lagi kata Wabup adalah bahwa masyarakat juga harus mengerti apa yang itu penyakit HIV-AIDS dan bagaimana cara penularannya.Dan selanjutnya perlu dihilangkan pradigma terhadap penderita HIV-AIDS

Acara yang berlangsung di gedung Bathin Betuah  Kantor Camat Mandau  tersebut juga  dihadiri ratusan peserta yang berasal dari Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Mandau.

" Pengukuhan ini kita laksanakan sebagai bentuk KPID Bengkalis untuk menekan angka penderita yang saat ini sudah mencapai ratusan orang .Selain itu juga agar masyarakat menghilangkan paradigma negative masyarakat terhadap penderita HIV - AIDS "jelas Drs.H.,Suayatno .

Ditambahkan Wabup bahwa dari data yang diperoleh  hingga bulan Maret Tahun 2013, Penderita HIV di Kabupaten Bengkalis  berjumlah sebanyak 184 orang dengan rincian diantaranya Pria berjumlah 66 orang dan Wanita berjumlah 118 orang Dari jumlah tersebut didominasi warga  Kecamatan Mandau dan Pinggir," terang Wabup. (adv)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.