KPU Pekanbaru Matangkan Persiapan Pilgubri 2013

Rabu,31 Juli 2013 | 02:59:00 WIB Dibaca: 279 kali
 KPU Pekanbaru Matangkan Persiapan Pilgubri 2013
Ket Foto :


PEKANBARU - Untuk lebih memtangkan persiapan pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 4 September 2013 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru akan melakukan simulasi pemungutan suara.

Kegiatan simulasi ini sengaja dilakukan untuk menambahkan persiapan dalam keseriusan menghadapi dan sebagai pelaksana
Pilgubri 2013.

Simulasi nantinya akan berlangsung di KPU Kota Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru." Ya, kegiatan kita besok memang sengaja kita lakukan yang bertujuan untuk benar-benar mempersiapkan diri jelang Pilgubri dan ini sengaja kita lakukan lebih cepat berhubung sebentar lagi akan Hari Raya," jelas anggota KPU Pekanbaru, Fachri Yasin.

Dalam simulasi atau bimbingan teknis (Bimtek) nantinya akan diikuti oleh 12 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru dan 58 Petugas Pemungutan Suara (PPS).

"Yang akan ikut dalam bimtek ini akan diikuti oleh seluruh PPK yang ada di 12 Kecamatan di Kota Pekanbaru dan seluruh petugas PPS," lanjutnya.

Dalam Bimtek nantinya akan banyak yang akan dibahas. Termasuk kasus-kasus yang bisa saja terjadi dalam pemungutan suara, pleno, dan lain sebagainya.

"Akan ada kasus-kasus yang kita berikan nantinya dari PPS PPK dan lain sebagainya untuk dan kita beritahu pula bagaimana cara mengatasinya. Dan hal ini jelas dilakukan supaya teman-teman di lapangan nanti tidak kaget lagi jika ada kasus-kasus yang dimaksud," lanjutnya.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh yang terlibat dalam bimtek ini bisa benar benar serius mengikuti bimtek demi kelancaran pelaksanaan Pemilihan orang nomor satu dan nomor dua di Bumi Lancang Kuning nantinya. (UR1)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.