SMP, SMA Dilarang Bawa Kendaraan Ke Sekolah

Minggu,18 Agustus 2013 | 07:15:00 WIB Dibaca: 425 kali
SMP, SMA Dilarang Bawa Kendaraan Ke Sekolah
Ket Foto : lustrasi

Pekanbaru,utusanriau.com- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membuat aturan larangan  bagi anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk tidak membawa sepeda motor maupun mobil saat berangkat sekolah. Bila kedapatan membawa kendaraan pribadi akan dikenakan sanksi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT kepada wartawan akhir pekan kemarin. Menurutnya aturan tersebut selain kurang cukup umur untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) motor dan mobil, hal ini juga untuk memaksimalkan penggunaan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) di Pekanbaru.

"Kepada orang tua jangan diberikan kendaraan, terutama anak SMP yang belum mendapat izin mengendarai kendaraan, sebaiknya anak SMP dan SMA menggunakan angkutan umum TMP yang sudah terbuka untuk tujuh koridor," ujar Wako menyarankan.

Menurut Wako keuntungan yang didapat ketika anak sekolah menggunakan bus TMP, selain lebih aman dan nyaman, pasti murah, bila dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.   Selain itu kata Wako, tujuh koridor TMP juga saat ini telah tersambung dan saling terkoneksi antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Untuk menegakkan aturan, Pemko Pekanbaru juga telah bekerjasama dengan pihak Kaporesta Pekanbaru, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, dan pihak sekolah.

"Kita sudah rencanakan dengan Kaporesta Pekanbaru untuk membuat aturan tersebut, karena memang tidak boleh membawa kendaraan.Bagi yang membawa kendaraan langsung disanksi. Hal ini juga telah dibicarakan kepada Disdik, dan pihak sekolah," kata Wako.

Disinggung sanksi langsung apa yang bakal diberikan, Wako mengatakan masih dalam proses dan sedang dibicarakan dengan pihak terkait(Kaporesta, Disdik, sekolah_red).   Selain di sekolah di Jalan raya juga petugas akan proaktif menggelar razia bagi anak didik yang membawa motor. 

 "Jika kedapatan akan di tangkap dan di suruh orang tuanya menebus dengan perjanjian tidak akan mengizinkan anak mereka lagi membawa kendaraan," tambahnya.(ra)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.