Mahasiswa KKN UR Buat Apotik Hidup

Kamis,22 Agustus 2013 | 05:42:00 WIB Dibaca: 496 kali
Mahasiswa KKN UR Buat Apotik Hidup
Ket Foto :

Pekanbaru, Utusanriau.com - Mahasiswa Universitas Riau yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Batang Melas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat , Kabupaten Kepulauan Meranti.  Sebanyak 12 mahasiswa bersama kader posyadu dan masyarakat  setempat melakukan kegiatan pembuatan apotik hidup.

Ketua Kelompok Mahasiswa KKN UR, Fazrul Amin, Rabu (21/8) mengatakan, mereka menanam tanaman-tanaman yang bisa digunakan sebagai obat tradisional di sekitar atau areal Posyandu. Penanaman tanaman obat-obatan ini merupakan program yang memang telah dibuat oleh mahasiswa. "Kegiatan kita ini merupakan program yang telah kita susun sebagai mahasiswa KKN Universitas Riau," jelasnya.

Dimana tujuan dibuatnya aopotik hidup ini untuk mengajak masyarakat agar  mengetahui kegunaan  masing-masing tanaman obat  dan menambah wawasan warga tengtang tanaman obat tradisional.

"Kegiatan ini supaya memberikan wawasan kepada masyarakat tentang kegunaan tanaman-tanaman obat ini. Setidaknya dengan mengetahui fuksi dari tanaman obat ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk melakukan pengobatan. Misalnya, dengan jahe  yang bisa mengobati batuk," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut jenis tanaman tradisional yang ditanam diantaranya yakni, kunyit , serai, jahe, lidah buaya, kencur, mahkota dewa, lengkuas, kumis kucing.

Diharapkan melalui kegiatan ini bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat sekitar dari tanaman-tanaman tradisional ini.

Sementara itu 12 Mahasiswa yang Mahasiswa KKN Universitas Riau yang terlibat dalam penanaman tanaman apotik obat tersebut diantaranya, Fazrul Amin, Farid Ramansyah, Reinhart Hadthya, Eko Rahmawan ,Fathur Rahman,Hardayati, Anita Novasari, Eni Marlina, Sakura, Herna yuanita, Desy hariyanti, Hilda Septia Ningsih. (ur1)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.