• Beranda
  • otonomi
  • Pemkab Rohil akan Bangun Jalan 2 Jalur dI Bagansiapiapi

Pemkab Rohil akan Bangun Jalan 2 Jalur dI Bagansiapiapi

Senin,20 Februari 2012 | 15:52:00 WIB Dibaca: 653 kali
Pemkab Rohil akan Bangun Jalan 2 Jalur dI Bagansiapiapi
Ket Foto : Wakil Bupati Rohil H Suyatno Amp

Bagansiapiapi, utusanriau.com - Wakil Bupati Rohil H Suyatno Amp, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) akan membangun jalan 2 jalur di Kota Bagansiapiapi. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang saat ini yang penduduknya berkembang dan pembangunan semakin pesat.

"Saat ini jumlah penduduk Rohil sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan. Hal ini dilakukan sebagai langkah Pemkab untuk mempermudah akses berlalu lintas kendaraan. Apalagi selama ini jalan Pahwalan sebagai jalan yang sering dilalui masyarakat untuk keluar masuk Bagansiapiapi sudah tidak memungkinkan lagi dan harus dibangun 2 jalur," katanya.
                
Jalan lingkar sebagai jalan alternatif menuju Bagansiapiapi, katanya, telah dicanangkan Pemkab Rohil. Jalan tersebut dari belahan barat jalan menuju jembatan Pedamaran terus ke sepanjang pesisir Sungai Rokan ke Batu Enam menuju ke Parit Atmo terus ke Nelayan. "Di belahan timur juga dari perempatan jalan ke jembatan Pedamaran terus menuju ke Simpang Gong menuju ke Sidorejo," ujar Suyatno.
            
Pada tahun ini, katanya, dianggarkan untuk jalan alternatif tersebut sebagai langkah mengatasi kemacetan lalulintas menuju Bagansiapiapi. Apalagi jalan Pahlawan saat ini sudah tidak dapat untuk menampung kepadatan pengguna jalan.

"Perkembangan dan pembangunan Kabupaten Rohil yang semakin pesat membuat jalan tersebut semakin padat. Selain itu, pelebaran jalan Pahlawan sudah tidak memungkinkan karena kepadatan penduduk di sepanjang jalan," katanya. (Zal)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.