• Beranda
  • pon
  • 10 Atlet Tenis Meja Perjuangkan Nama Riau di PON XVIII

10 Atlet Tenis Meja Perjuangkan Nama Riau di PON XVIII

Selasa,03 April 2012 | 17:59:00 WIB Dibaca: 2093 kali
10 Atlet Tenis Meja Perjuangkan Nama Riau di PON XVIII
Ket Foto : fotonet

Pekanbaru,utusanriau.com-Pengurus provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI)  Provinsi Riau akan turunkan 10 atlit yang akan berlaga di pentas Pekan Olahraga Nasional ke-XVIII di Provinsi Riau.

"Sepuluh atlit tersebut yakni Yon Mardiono asal Bengkalis, Dikot Hasibuan asal Kampar, Anggana Satria asal Pelalawan, Anda Dinu Faizin asal Kampar dan Andri Rusadi asal Indragiri Hilir (Inhil)".

Sementara itu, "altlet perempuan (PI) yakni Sri Wahyuni, Seldra Meiroza asal Riau, Intan Solihat Megasari asal Pelalawan, Melly Yuliani asal Inhil dan Royatul Ruqayah asal Pekanbaru".

Demikian disampaikan Sekretaris Pengprov PTMSI Riau Rudi Simatupang kepada utusanriau.com,Selasa (3/04/2012) dikantornya.

"Saat ini kesepuluh atlet tersebut giat berlatih di lapangan Koni untuk latihan fisik dan melakukan latihan tekhnik di Gor Accasia jalan Dirgantara yang latih oleh Pelatih asal Jawa Barat dan Riau sendiri yaitu Noval dan Syahrial".
 
Ada 4 atlit tenis meja riau yang saat masih melakukan pelatihan di Jakrta seprti, yon mardiono, dikot hasibuan,andri rusadi dan Selda meiroza, papar rudi kepada utusanriau.com.

Dalam waktu dekat ini juga kata Rudi, "bakal ada pertemuan penataran wasit yang berjumlah empat orang yaitu Fauzanm Agus.s, Gazali dan Syarifuddin".  

Selanjutnya, TC terus berjalan sementara  TC penuh akan dilaksanakan oleh Koni empat bulan menjelang PON XVIII september mendatang. ** (yan)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.