• Beranda
  • otonomi
  • Pembatalan Blacklist PT Lince Romauli Raya Tuai Kontroversi

Pembatalan Blacklist PT Lince Romauli Raya Tuai Kontroversi

Kamis,17 Mei 2012 | 07:19:00 WIB Dibaca: 2088 kali
Pembatalan Blacklist PT Lince Romauli Raya Tuai Kontroversi
Ket Foto :

Bengkalis, Utusanriau.com – Tindakan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Bengkalis membatalkan blacklist atau menghapus daftar hitam terhadap perusahaan kontraktor PT Lince Romauli Raya berbuntut panjang. BMP diminta meninjau kembali pembatalan itu.
 
PT Lince Romauli Raya diketahui diberikan sanksi blacklist, karena dinilai wan prestasi (ingkar janji) karena tidak menuntaskan pekerjaan 100 persen. Perusahaan ini selaku pelaksana proyek Pembangunan Jembatan Sungai Liong Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2011 lalu senilai Rp4,6 miliar, dengan Nomor Kontrak NK-26/SPPP/BM.P/2011 tertanggal 15 September 2011 lalu.
 
“Dinas BMP Kabupaten Bengkalis membatalkan blacklist atau menghapus daftar hitam terhadap perusahaan PT Lince Romauli Raya itu harus jelas dasarnya. Jangan di dalam pembatalan tersebut, BMP dinilai tidak komitmen. Jika mengenai alasan keterlambatan waktu pekerjaan semua yang telah diblacklist berhubungan dengan waktu tender atau langkanya bahan material,” cetus Salah seorang kontraktor Anton seraya mengaku perusahaannya juga masuk di dalam daftar hitam atau diblacklist BMP, Kamis (17/5).
 
Seperti diketahui BMP membatalkan blacklist  atau menghapus daftar hitam terhadap perusahaan PT Lince Romauli Raya seperti di dalam surat berita acara yang telah dibuat KPA dan PPTK proyek tersebut. “Kalau pihak BMP membatalkan perusahaan PT Lince Romauli Raya dengan alasan waktu pengerjaan, atau mengenai kelangkaan bahan material sehingga hasil pekerjaan tidak mencapai 100 persen, dalam waktu dekat dari 102 perusahaan yang telah diblacklist oleh dinas BMP akan menuntut atas ketidak adilan, intinya kami meminta BMP meninjau kembali pembatalan blacklist terhadap PT Lince Romauli Raya tersebut,” kecam Anton.
 
Sementara itu, saat dikonfirmasikan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Bengkalis, M Nasir mengaku belum mendapatkan kabar tersebut. “Saya baru mengetahui ada perusahaan yang awalnya telah diblacklist atau masuk daftar hitam, kemudian BMP melakukan pembatalan blacklist atau menghapus dari daftar hitam terhadap perusahaan kontraktor PT Lince Romauli Raya tersebut,” heran M Nasir.
 
Saat disinggung dinas BMP membatalkan blacklist atau menghapus daftar hitam terhadap PT Lince Romauli Raya tersebut, BMP akan mempelajari kembali masalah tersebut. “Nanti coba kita pelajari dulu, masalahnya saya baru mendapatkan kabar tersebut. Bukan itu saja bahkan menjabat Kadis BMP Bengkalis belum lama, coba tanyakan ke Kadis yang lama (M Amin,red) yang kini menjabat Kadis CKTR,” kata M Nasir.
 
Terpisah Kepala Bagian Program Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Erwin Achyar saat dihubungi mengaku belum mengetahui dan menerima surat usulan ataupun tembusan dari Dinas BMP Kabupaten Bengkalis atau perusahaan, bahwa PT Lince Romauli Raya dari 103 daftar perusahaan yang telah diumumkan secara resmi beberapa waktu lalu, telah dibatalkan masuk sebagai perusahaan blacklist.
 
“Baru saya tahu anda yang menginformasikannya ini. Sejak pengumuman resmi sebanyak 103 daftar perusahaan yang diblacklist, sampai saat ini belum ada usulan ataupun tembusan pembatalan disampaikan ke kita, seperti PT Lince blacklistnya dibatalkan Dinas BMP. Jadi, ya masih ada 103 perusahaan yang diblacklist belum berkurang satupun, walaupun rekap blacklist sebelumnya sepenuhnya kewenangan dinas terkait dan disampaikan ke kita,” terangnya. (eko)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.