• Beranda
  • otonomi
  • KUA PPAS APBD P Kampar 2012 Dilandasi Kebijakan dan Tuntutan

KUA PPAS APBD P Kampar 2012 Dilandasi Kebijakan dan Tuntutan

Senin,25 Juni 2012 | 08:54:00 WIB Dibaca: 528 kali
KUA PPAS APBD P Kampar 2012 Dilandasi Kebijakan dan Tuntutan
Ket Foto :

Bangkinang, Utusanriau.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Azwan MSi, mengatakan, perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar tahun anggaran 2012 dilakukan karena adanya beberapa kebijakan, tuntutan dan kondisi secara nasional dan daerah.

"Salah satunya, karena perkembangan penganggaran tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) seperti terjadinya pelampauan proyeksi pendapatan Daerah, perubahan alokasi belanja daerah serta perubahan sumber dan penggunaan biaya yang ditetapkan dalam APBD tahun anggaran 2012," kata Azwan, pada rapat paripurna masa sidang II tahun 2012 tentang KUA dan PPAS perubahan APBD Kabupaten Kampar Tahun anggaran 2012 yang acaranya dipusatkan di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Kampar, Senin (25/6).
            
Ditambahkan Azwan, selain itu keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan. Seperti mendanai kenaikan gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akibat adanya kebijakan pemerintah serta pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja juga menjadi penyebab adanya perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2012.
            
“Penerimaan daerah pada perubahan APBD Tahun anggaran 2012 mengalami peningkatan sebesar 8,26% yang berasal dari peningkatan dana perimbangan dari dana bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak, dengan peningkatan pendapatan daerah ini, pemerintah membuat kebijakan yang salah satunya  dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah dengan tetap berpihak pada kebijakan yang tidak memberatkan beban masyarakat, tidak menghambat investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Azwan
            
“Pengeluaran pembiayaan daerah pada perubahan APBD tahun 2012 adalah untuk penyertaan modal (investasi) Daerah pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penyertaan modal ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap daerah dan dapat mengembangkan sector usaha yang dikelola oleh BUMD serta pembayaran pokok hutang,“ ujar Azwan.
            
Proses pembahasan KUA dan PPAS perubahan APBD Tahun anggaran 2012, katanya, merupakan bagian dari proses penyusunan dan pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2012 secara keseluruhan. Pada tahap ini badan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas KUA dan PPAS perubahan APBD tahun 2012 secara cermat, semoga apa yang akan kita bahas bersama menyentuh kepada substansi perubahan APBD yang dimaksud. (Endrizal)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.