UMSP Migas Riau Tahun 2013 Naik Jadi Rp 2.250.000

Minggu,28 April 2013 | 08:04:00 WIB Dibaca: 5207 kali
UMSP Migas Riau Tahun 2013 Naik Jadi Rp 2.250.000
Ket Foto : foto net

Duri, utusanriau.com - Masyarakat buruh di sektor Migas, tahun 2103 boleh sedikit berbangga hati, karena adanya kenaikan Upah Minimum Sektor Provinsi (UMSP) tahun 2013 dari Rp1.530.000 menjadi Rp2.500.000 per bulan.

Kenaikan UMSP tersebut telah ditetapkan pada 24 April 2013 setelah melalui perundinngan antara Apindo  dengan beberapa serikat buruh diantaranya KSBSI, Serikat Buruh Riau Independen (SBRI), KSPSI, SBCI dan juga Serikat Buruh Solidaritas Indonesai (SBSI) yang menyepakati UMSP mengalami kenaikan.

Menurut Agen Simbolon yang merupakan perwakilan dari SBRI, kenaikan UMSP merupakan perjuangan serikat pekerja/serikat buruh yang begitu berat.Karena pada awalnya hanya disetujui hanya  Rp1.652.000, dengan alasan sesuai dengan kontrak yang telah ditanda tangani dengan pihak pemberi kerja (Chevron).

Namun perwakilan serikat pekerja/serikat buruhberpendapat kalau kesanggupan dari perusahaan/Apindo adalah merupakan perrlakuan tidak adil.

Atas informasi dari pihak Apindo tersebut  para perwakilan buruh tidak putus asa serta mencoba membuat suatu inspiriasi baru dengan menyurati pemerintah melalui SSK Migas untuk dapat memikirkan kenaikan upah buruh migas sebagai pemasok devisa negera terbesar.

“Atas surat tersebut pemerintah melalui SSKI Migas langsung memberikan tanggapan baik serta melakukan pertemuan bersama perwakilan dari buruh dan hasil pemaparan perwakilan buruh disimpulkan bahwa SSK Migas meneriuma usulan serikat Buruh dengan kenaikan sekitar 10 persen.Sera menyarankan antara pihak Apindo dan serikat buruh untuk segara melakujkan perundingan dengan hasil kesepakatan menetapkan UMSP Migas tahun 2013 sebesar Rp.2.250.000 perbulan dan kenaikan upah tersebut SSK migas akan melakukan pemantauan terhadap seluruh perusahaan apakah dilaksanakan atau tidak,” terang Agen.

Untuk menyikapi hal tersebut Ketua SBRI Bengkalis Agen Simbolon meminta kepada seluruh buruh yang ada di wilayaah Riau baik itu Migas mapun Non Migas agar memahami bahwa kenaikan UMSP  tersebut tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oelh serikat pekerja/serikat buruh yang ada di Riau sebagaimana diuamanhkan dalam UU No 21 Tahun 2000 tentang serikat buruh.

“Untuk itu marik kita secara bersama sama bergandeng tangan dalamn serikat buruh,karena masih banyak yang harus diperjuangkan untuk kepentiungan buruh dan keluarga salah satunya adalah masalah kontrak kerja yang dilakukan oelh perusahaan yang banyak melanggar peraturan dan undangt undang dan juga menegnai rekrutment tenaga kerja,” terang Agen. (JON)

Baca Berita Terkait

Berita Lainnya

APA KOMENTAR ANDA...???
comments powered by Disqus
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.